Belajar itu membuat orang tidak tahu menjadi tahu, Mengupas kepribadian hingga menjadi dewasa, Memb

Minggu, 17 Mei 2015

Manusiawi yang rentan

gejola jiwa muda makin tak terbendung. aku makin sesat dalam pikiranku yang tak karuan. hasrat ku merobek jantung dan paru-paruku. aku ingin apa, bagaimana aku tahan godaaan syahwat ini. rasanya ingin keputus semua apa yang membuat ku bangkit melawan harga diri. oh... begitu sulit rasanya menahan keinginan itu. rasanya aku ingin mati saja, bila aku tidak bisa menikmati rasanya untuk melampiaskan. rasa ini, tak sanggup aku menahan. aku ingin terbang dan terjangkit virus ketagihan itu..

aku bagai penggunan yang terbius oleh nikmatnya narkotika. nikmatnya terbang disaat hirupan itu masuk lalu merasuk ke paru-paru ku. aku bagai peminum, yang merasakan nikmat membakar tenggorkan ku. ohh.. beginikah yang rasanya kebergantungan. aku ingin berhenti menjadi seperti itu. tapi daya dan nyali ku tak sekuat dan sebesar gunung ya ku pandang. iya gunung itu. ia nampak besar dan berbatu. tak sedikit ada pohonnya. sungguh besar dan aku tak yakin mampu mendakinya.


itulah angan ku yang setinggi gunug
seindah nyanyian burung yang berssandung dalam denung

aku ingin kemana...
dihadapan ku ada lautan dalam
aku akan menyalam dan hanya menunggu muara.


sanggupkah aku melawan kedalaman lautan, sanggupkah aku menyisiati paru-paru ku. sanggup kah jantung ini terus berdenguk. sanggupkah aku sampai pada daratan... aku tidak yakin aku bisa sampai pada masa depan ku. aku masih hidup untuk sampai di titik itu. semuanya hanya mimpi, tapi mimpi butuh kejutan hidup yang realistis. Mampukan Aku Tuhan..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar