aku mulai bermain dalam fikir ku. entah apa yang larut dalam mimpi ku. aku ingin terbang tapi dayaku melemah. aku ingin berlari tapi kaki ku terhambat dengan kemalasan yang mencekam. aku diambang maut, tapi aku santai saja dalam menghadapinya. taiada ketakutan yang segnifikan. tiada persiapan untuk memasuki pintu itu. aku ingin berjuang, tapi malas jadi gejala. o... Tuhan, datangkan lah situasi yang bisa membuat ku terbang mengelilingi buana.
aku sangat sendih, dalam usaha yang aku jalalni. kelincahan aku tak punya. kepandaian aku terpaut. meski daya ku rentang, bisiskku cemas dalam lamunan, aku pun harus kuat dalam mengontrol hidup ku. segudang hayalan dan setetes keringat ku tak sanggap mengangkatnya. aku bermain, bercanda, bergurau dan hanya memuaskan nafsu. sementara tumpukan-tumpukan impian terabaikan d atas meja kerja ku. hidup ku adalah investasi ku. aku ingin kaya, tapi upaya ku hanyalah apaaaa..
aku ingin menjadi siapa, apa.. mengapa pertanyaan seperti ini terus tertayang dalam benakku. aku ingin bebas dan pergi kemana saja. tapi kembali mimpi itu menjadi hantu dalam hidup ku. lari aku tak sanggup. terbang aku tak bisa. segalanya aku hanya bermimpi. aku ingin rajin dan menghabiskan lembaran-lembaran hidup ku. aku ingin terbang bersama diriku sendiri,
aku sangat sendih, dalam usaha yang aku jalalni. kelincahan aku tak punya. kepandaian aku terpaut. meski daya ku rentang, bisiskku cemas dalam lamunan, aku pun harus kuat dalam mengontrol hidup ku. segudang hayalan dan setetes keringat ku tak sanggap mengangkatnya. aku bermain, bercanda, bergurau dan hanya memuaskan nafsu. sementara tumpukan-tumpukan impian terabaikan d atas meja kerja ku. hidup ku adalah investasi ku. aku ingin kaya, tapi upaya ku hanyalah apaaaa..
aku ingin menjadi siapa, apa.. mengapa pertanyaan seperti ini terus tertayang dalam benakku. aku ingin bebas dan pergi kemana saja. tapi kembali mimpi itu menjadi hantu dalam hidup ku. lari aku tak sanggup. terbang aku tak bisa. segalanya aku hanya bermimpi. aku ingin rajin dan menghabiskan lembaran-lembaran hidup ku. aku ingin terbang bersama diriku sendiri,
tertayang pikiran untuk berhenti melangkah menjemput impian. tapi pertengahan jalan pun aku belum sampai. aku ingin secepatnya berhasil meraih mimpi. tapi masih saja aku ingin bermain dan bebas bermain seperti anak manja. aku sudah dewasaaaaa... dan harus tetap berjalan...
iyaaa kau harus semngat.. jangan hanya semngat.. malam ini tidak tidur untuk menyelasikan tumpukan-tumpukan harapan mu. cahaya terang menanti diakhir kehidupan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar